Menjadi UI UX Designer
NOTE.....!!!!
Menjadi UI UX designer tidak selalu harus menempuh pendidikan bidang tertentu. Asal didalami niat dan tekun pasti kamu bisa untuk memulai karir sebagai UI UX Designer.
Langsung saja masuk ke pembahasan.....
1 Mengenal Apa Itu UI dan UX Design
Visual design sangat perlu diperhatikan supaya apa? Supaya membuat suatu aplikasi tampak lebih cantik (eye-catching) dan menarik.
Sedangkan......
UX kependekan dari User Experience. UX designer yaitu seseorang yang bertanggung jawab untuk kepuasaan pengguna (user) dan pengalaman yang lebih baik. Contoh ketika menggunakan aplikasi Gojek, jika kamu ingin pergi kesuatu tempat tujuan, maka lokasi penjemputan terisi otomatis berdasarkan dari gps kamu atau fitur User’s GPS.
Jadi UX atau User Experience ini memang tidak kasat mata bagi seseorang yang bukan designer, tetapi bagi seorang designer dapat terlihat bahwa dengan mengisi lokasi secara otomatis dapat menghemat waktu dari sisi pengguna.
Jobs UX designer adalah mencakup riset bagi pengguna (user research), mendesain hal-hal penting dalam user interface, mendesain juga flow website atau aplikasi mobile, serta melakukan testing.
2 Mengetahui Kunci Utama menjadi UI UX Design
Apakah Anda harus menguasai design seperti menguasai Adobe photoshop, illustrator, Coreldraw, dan tools design lain sebagainya? Iya, memang Anda harus bisa design setidaknya memahami konsep dasar, tapi bagi Anda yang belum sama sekali memahami konsep design, Anda tidak perlu khawatir bahwa jika tidak bisa menjadi seorang UI UX Designer.Oleh karena itu, kamu mesti mengetahui kunci utama UI UX design yang dibagi menjadi 3 bagian:
1. ProblemMasalah apa yang terjadi........? Sebagai UI-UX designer sendiri justru kita akan mencari suatu masalah, bukan untuk dihindari. Masalah seperti apakah yang dimaksud.........? Contohnya seperti latar belakang dibuat suatu flow sistem, alat untuk meminimalisir sistem manualisasi yang ada saat ini. Supaya bisa menghasilkan suatu ide ataupun solusi.
2. SolutionBagaimana cara memperbaikinya.......? Dibuatnya aplikasi sebagai alat untuk mempermudah pekerjaan pengguna, tentunya aplikasi yang dibuat memiliki tampilan yang menarik, dan mudah digunakan oleh pengguna (user friendly).
3. Result Menghasilkan suatu keluaran atau output yang mempermudah pekerjaan pengguna, bukannya malah mempersulit. Karena pengguna adalah client yang nantinya akan menggunakan aplikasi yang sudah di design sedemikian rupa.
1. Problem
3 Mempelajari dan Banyak Berlatih UI UX
Mulailah sering-sering mencari informasi terkait profesi UI UX. Kamu bisa memulainya dari belajar UI yang umumnya lebih mudah terlihat dibandingkan UX. Misalnya membuat konsep desain aplikasi sederhana menggunakan adobe XD ataupun Figma.
Untuk belajar UI-UX kamu bisa mempelajari dengan cara membaca buku tentang UI-UX :
- 1. The Design of Everyday Things (Don Norman).
- 2. UX for Lean Startups (Laura Klein).
- 3. Observing User Experience (Elizabeth Goodman, dkk).
4 Memilih Tools yang Sesuai
Dengan memilih tools yang tepat dapat membantu meningkatkan efisiensi waktu kerja. Jika kamu baru memulai belajar UI, maka disarankan menggunakan software penunjang seperti Adobe XD, Figma tools. Mengapa? Kamu dapat memilih salah satu atau kedua software tersebut karena sudah memiliki standar yang memudahkan proses desain dan dilengkapi dengan proses prototyping.
Saya pribadi sih bukan endorse (XD ataupun Figma) tapi hanya sekedar berbagi saja, mengenai tools yang mudah untuk dipelajari oleh para calon UI UX design.
baca juga : Figma, tools yang mempermudah UI Design Anda menjadi lebih menarik
Sedangkan untuk UX flow Anda bisa menggunakan platform online seperti Whimsical. Di sini telah disediakan fitur yang mempermudah kamu dalam urusan perancangan sebelum diimplementasikan oleh UI-UX designer berupa flowchart, mind maps, dan juga wireframes. Kamu bisa pelajari lebih lanjut di internet.
5 Mencari Banyak Sumber Referensi
Sebagai UI UX designer Anda mesti banyak-banyak mencari sumber referensi. Seseorang yang mengembangkan desain harus banyak belajar juga dari sumber-sumber seperti buku, website, Youtube, dan lain sebagainya. Saya kasih saran lagi deh biar bisa sharing ilmu bukan maksud mengajarkan.
Jika kamu sedikit kebingungan mencari sumber inspirasi desain, kamu bisa kunjungi website dribble atau search ajah di Google. Hal ini bisa lebih membantumu menemukan ide untuk membuat sebuah desain website maupun aplikasi mobile.
6 Mulailah Untuk Bergabung dengan Suatu Komunitas
Bergabung dan join-lah dengan komunitas, baik itu berupa grup member, forum Facebook, ataupun lainnya.
Selain menambah teman-teman baru, Anda juga dapat bertukar pikiran dengan mendalami bidang profesi yang sama. Untuk menjadi seseorang yang handal di bidangnya, mengapa kita perlu menambah relasi?
Menambah ilmu baru yang didapat dari teman-teman ibarat sebuah pepatah yang mengatakan “Jadikan Setiap Tempat Sebagai Sekolah, Jadikan Setiap Orang Sebagai Guru” (Ki Hadjar Dewantara).
Hal tersebut yang mendorong Anda untuk lebih berkembang dan menjadikanmu seorang UI UX designer dan banyak dikenal disekitarmu.
7 Mengikuti Update Mengenai Design Trending
Hal ini wajib diperhatikan oleh para calon UI UX Designer karena perkembangan desain tidak pernah ada hentinya. Desain yang baik yaitu desain yang selalu menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna yang sekarang. Jadi agar terhindar dari kata kuno Anda harus selalu mengikuti perkembangan desain. Karena sebagai client atau pengguna mereka selalu membutuhkan sesuatu hal yang sifatnya kekinian atau trending.
Kesimpulannya,,,,,,,,,,,
Dari poin- poin diatas merupakan langkah untuk mengantarkanmu menjadi seorang UI UX Designer. Oleh karna itu banyak-banyaklah latihan dengan membuat suatu project sederhana. Carilah banyak referensi untuk belajar, gunakan tools yang menurutmu efektif dan efisien, bergabunglah dengan komunitas atau "cari mentor serta selalu mengikuti perkembangan desain."




.jpeg)


.png)